Sunday, December 5, 2010

Peraturan Sepak Bola

Lapangan Permainan
1.   Ukuran: panjang 100-110 m x lebar 64-75 m.
2.   Garis batas: garis selebar ... cm, yakni garis sentuh di sisi, garis gawang di ujung-ujung, dan garis melintang tengah lapangan; ... m lingkaran tengah; tak ada tembok penghalang atau papan.
3.   Daerah penalti: busur berukuran 18 m dari setiap pos.
4.   Garis penalti: ... m dari titik tengah garis gawang.
5.   Garis penalti kedua: ... m dari titik tengah garis gawang.
6.   Zona pergantian: daerah ... m (... m pada setiap sisi garis tengah lapangan) pada sisi tribun dari pelemparan.
7.   Gawang: lebar 7 m x tinggi 2,5 m.
8.   Permukaan daerah pelemparan: halus, rata, dan tak abrasif.

1.   Ukuran: 68-70 cm
2.   Keliling:10 cm
3.   Berat: 410-450 gram
4.   Lambungan: 1000 cm pada pantulan pertama
5.   Bahan: karet atau karet sintetis (buatan).

Tim
1.   Jumlah pemain maksimal untuk memulai pertandingan: 11, salah satunya penjaga gawang.
2.   Jumlah pemain maksimal keluar lapangan(tidak termasuk cedera): 4.
3.   Jumlah pemain cadangan maksimal: 12.
4.   Jumlah wasit: 1.
5.   Jumlah hakim garis: 2-4.
6.   Batas jumlah pergantian pemain: 3 kecuali pertandingan uji coba.

Perlengkapan permainan
1.   Kaos bernomor (sejak tahun 1954)
2.   Celana pendek
3.   Kaos kaki
4.   Pelindung tulang kering
5.   Alas kaki bersolkan karet


Lama permainan
1.   Lama normal: 2x45 menit.
2.   Lama istirahat: 15 menit.
3.   Lama perpanjangan waktu: 2x15 menit (bila hasil masih imbang setelah 2 x 45 menit waktu normal).
4.   Ada adu penalti jika jumlah gol kedua tim seri saat perpanjangan waktu selesai.
5.   Time-out: 1 per tim per babak; tak ada dalam waktu tambahan.
6.   Waktu pergantian babak: maksimal 15 menit.

Wasit sebagai pengatur waktu resmi
Wasit yang memimpin pertandingan sejumlah 1 orang dan dibantu 2 orang sebagai hakim garis. Kemudian dibantu wasit cadangan yang membantu apabila terjadi pergantian pemain dan mengumumkan tambahan waktu. Pada Piala Dunia 2006, digunakan ofisial ke-lima. Penggunaan 2 wasit sempat dicoba pada copa italia.Penggunaan 4 hakim garis kabarnya juga dicoba di piala dunia 2010,dimana 2 diantaranya berada di belakang gawang.

Percobaan penggunaan Gol emas dan Gol perak
Lihat: Gol perakGol emas.
Pada akhir 1990-an, IFAB mencoba membuat pertandingan lebih mungkin berakhir tanpa memerlukan adu penalti, yang sering dianggap sebagai cara yang kurang tepat untuk mengakhiri pertandingan.
Contohnya adalah sistem gol perak yang mengakhiri pertandingan jika sebuah gol dicetak pada perpanjangan waktu pertama, dan gol emas yang mengakhiri pertandingan jika sebuah gol dicetak pada perpanjangan waktu kedua.
Kedua sistem ini telah dihentikan oleh IFAB.

No comments:

Post a Comment